Rasulullah, Sang Entrepreneur

Malam ini saya membaca timeline @KisahRasul tentang Rasulullah Sang Enterpreneur. Banyak sekali pelajaran moral yang dapat saya petik. Beberapa pesan saya tulis kembali di twitter saya. Ini dia beberapa pesan moral tersebut.

  • Rasulullah saw meninggalkan dunia ini dengan tidak memiliki apapun, seperti ketika ia dilahirkan ke dunia ini. Subhanallah :) ---> Rasulullah tidak meninggalkan harta benda apapun yang beliau tinggalkan untuk anak-anak dan para istrinya. Bahkan uang sebesar 7 dirham pun beliau sedekahkan sebelum ajalnya tiba. Subhanallah!
  • Subhanallah, rasul ternyata memberikan orang lain hadiah setelah beliau menerima hadiah dari orang lain. ---> Rasulullah selalu mendapatkan hadiah dari orang lain karena kejujurannya, banyak hadiah-hadiah mahal yang beliau dapatkan tetapi kemudian beliau juga memberikan orang-orang lain hadiah yang tidak kalah bagusnya dengan yang beliau terima.
  • Rasulullah tidak pernah menyimpan hartanya dirumah melainkan alat-alat memasak dan tikar untuk tidur. Subhanallah :) ---> Rasulullah itu jika bersedekah tidak takut miskin. Buktinya, beliau pernah dimintai pertolongan oleh seseorang dan beliau memberikannya domba-domba ternaknya sampai domba-domba tersebut memenuhi jalanan di perbukitan. Subhanallah :)
  • Ketika berjanji, rasul menepati bahkan menunggu seseorang yang berjanji padanya hingga tiga hari kemudian. Subhanallah :) ---> Rasulullah telah berjanji dengan seseorang untuk bertemu di suatu tempat namun orang itu lupa. Ketika tiga hari kemudian dia balik ke tempat dimana dia telah berjanji untuk bertemu, Rasul masih di sana menunggunya dengan sabar. Subhanallah :)
  • Rasulullah sangat menganjurkan para umatnya untuk memperoleh rezeki yang halal melalui perdagangan yang bersih dan jujur. ---> Rasulullah itu pedagang yang jujur, bahkan ketika beliau berhutang dengan pembayaran sistem kredit, ketika hendak melunasi hutangnya beliau melebihkan uang itu. Beliau mengatakan tidak apa-apa asal tidak ada perjanjian sebelumnya, karena itu dinamakan riba.
  • Para rasul memang pernah menjadi penggembala. Dengan memanfaatkan waktu luang saat menggembala, mereka kemudian merenung tentang Tuhan, alam beserta isinya. --->  Kita sadari atau tidak, para rasul yang diutus Allah di muka bumi ini adalah seorang penggembala. Saat luang, biasanya para rasul melakukan perenungan dan berpikir tentang kekuasaan Allah, alam ini dan juga makhluk yang ada di dalamnya.
  • Masa kecil Rasulullah sebagai yatim piatu miskin yang membuatnya kemudian bekerja keras untuk membuat penghidupan yang lebih baik melalui berdagang. ---> Yap, inilah alasan mengapa Rasulullah memilih jalan sebagai pedagang. Kehidupannya yang miskin dan tidak punya siapa-siapa dan kemudian diasuh oleh kakek lalu pamannya ini membuatnya harus bekerja keras mambantu ekonomi pamannya. Hasil dari berdagang juga amat berkah karena kita memperoleh hasil dari keringat kita sendiri.
Rasulullah sungguh mengajarkan perbuatan yang mulia sebagai pemimpin umat manusia. Akhlaknya yang sempurna, menjadi acuan bagi kita semua yang ingin hidup dengan disertai berkah dan rahmat dari Allah swt.

Dalam bersedekah, beliau tidak pernah tanggung-tanggung. Belasan dombanya beliau sedekahkan kepada orang miskin. Beliau tidak pernah takut miskin dan hidup kekurangan. Sungguh berbeda dengan saya yang seringkali berpikir untuk menyedekahkan sedikit dari rezeki yang Allah berikan setiap hari kepada saya melalui orang tua saya.

Dan saya juga tidak seperti Rasulullah saw., beliau dengan sabar menunggu seseorang sampai tiga hari lamanya. Sedangkan saya hanya menunggu satu jam, saya sudah marah-marah dan langsung pergi meninggalkan tempat untuk bertemu itu.

Betapa banyak sifat-sifat serta akhlak mulia beliau yang patut kita contoh. Kejujuran, kesabaran, dan kearifan beliau membawanya menjadi seorang pemimpin yang amat disegani oleh rakyat pada saat itu, dan hingga kini, beliau masih terus menjadi idola bagi umat Muslim, termasuk saya.

Semoga saya dan teman-teman semua bisa belajar serta bercermin kepada Muhammad saw, junjungan kita, teladan kita yang telah memberikan kita cahaya penerangan untuk menuju surga Allah yang nikmatnya tiada tara, yakni Islam.

Semoga ini menjadi pelajaran buat saya dan teman-teman semua. Sesungguhnya saya juga masih belajar dan akan terus belajar :)

Untuk Seseorang yang Sedih Hatinya

Malam ini, saya menulis beberapa kalimat melalui twitter. Tweet-tweet itu untuk seseorang yang sedang sedih hatinya. Semoga beberapa kalimat sederhana ini bisa memberikan sedikit hikmah untuknya. Sesungguhnya saya bukanlah seorang penceramah, dai atau motivator. Saya hanyalah manusia yang masih belajar dan akan terus belajar dari hidup ini.

1.  Untuk seseorang yangg sedih hatinya, sesungguhnya galau itu diciptakan oleh kita sendiri.
2.  Untuk seseorang yangg sedih hatinya, dalam kebimbangan dan kerapuhan hati, sesungguhnya hanya Allah tempat untuk berlindung.
3.  Untuk seseorang yang sedih hatinya, emosi hanyalah perasaan sesaat maka tuangkanlah sgl emosi melalui air mata dan mengadulah padaNya.
4.  Untuk seseorang yang sedih hatinya, percayalah bahwa hidup akan terus berjalan dan yakin bahwa balasan dari Allah sesungguhnya amat pedih.
5.  Untuk seseorang yang sedih hatinya, kesedihanmu akan tergantikan oleh sesuatu yang lebih baik dan akan indah pada waktunya.
6.  Untuk seseorang yang sedih hatinya, petiklah hikmah dari apa yang kamu alami saat ini. Dan kamu tidak pernah sendiri.

Semoga bermanfaat ya teman-teman :)

The Lost Valentine

The Lost Valentine adalah sebuah film Hollywood yang mengambil tema tentang cinta. Film ini bersetting di dua era, yakni pada masa sekarang dan pada tahun 1940-an. Film yang dibintangi oleh Jennifer Love Hewitt sebagai Susan Allison, seorang jurnalis di sebuah stasiun tv yang memiliki program bernama American Diary yang mengangkat tema tentang human interest orang-orang Amerika. Betty White sebagai Caroline Thomas, berperan sebagai seorang wanita tua yang selalu menunggu kedatangan suaminya, Neil Thomas, setiap hari Valentine.

Tahun 1944 adalah sebuah masa ketika Perang Dunia II sedang bergejolak. Neil yang bertugas sebagai pilot, harus menjalankan tugasnya. Ia harus meninggalkan Caroline yang tengah mengandung anak pertama mereka. Caroline harus merelakan kepergian Neil untung membela negaranya. Mereka berdua berjanji akan selalu mengirimi surat setiap harinya.

Pada awalnya, Caroline selalu mengirim surat dan juga selalu menerima surat balasannya. Setiap hari, ia merasa bahagia meskipun suaminya tidak ada di rumah. Ia pun melahirkan anak pertamanya. Sampai suatu hari, seorang petugas Western Union memberinya sebuah kabar dari Pemimpin Militer AS bahwa Neil telah dinyatakan hilang dalam misi tersebut. Caroline tidak percaya bahwa suaminya meninggal. Ia beranggapan, Neil bukannya tewas, tetapi hilang dan belum ditemukan.

Penantian yang sesungguhnya pun dimulai. Caroline harus melalui hari-hari yang panjang tanpa kepastian mengenai keberadaan suaminya. Setiap hari Valentine, Caroline selalu berada di stasiun kereta, tempat di mana keduanya berpisah. Neil berjanji untuk kembali pulang dengan selamat dan Caroline setia menunggu kepulangannya, hingga 60 tahun kemudian. Caroline selalu berada di tempat duduk yang sama dan pada waktu yang sama pula.

Kisah Caroline membuat Susan tertarik untuk mengangkatnya ke televisi. Ia mulai melakukan pendekatan dengan Caroline dan akhirnya ia pun berhasil membuat Caroline mau menceritakan kisahnya di televisi. Susan yang terlanjur masuk ke dalam kehidupan Caroline merasa perlu untuk mencari tahu informasi mengenai Neil. Melalui beberapa koneksinya, akhirnya Susan mendapatkan juru kunci tentang keberadaan Neil. Seorang tentara sipil Filipina yang menyelamatkan Neil menceritakan semuanya pada Caroline, bahwa Neil adalah seorang prajurit dan manusia yang baik. Demi menyelamatkan seorang anak, ia mati tertembak tentara Jepang dan dimakankan di sebuah hutan di Filipina.

Di akhir cerita, akhirnya jasad Neil dipulangkan ke Amerika dan diberi penghormatan khusus. Caroline pun menunggu kedatangan jasadnya di stasiun yang sama di hari Valentine. Berbeda dengan Valentine sebelumnya, kali ini Caroline tidak mengatakan menunggu suaminya pulang, tapi ia mengatakan “Kini suamiku telah kembali”.

Dari film ini, banyak pesan yang dapat saya ambil. Pertama, kesetiaan adalah sebuah harga mati dari apa yang dinamakan cinta. Menunggu orang yang dikasihi setiap tahun dan berharap ia kembali, adalah sebuah cerminan dari cinta yang sesungguhnya. Menjaga cinta untuk seorang suami yang selalu dinanti kedatangannya dan tidak berpaling dengan yang lain.

Kedua, menyerah adalah sebuah tindakan yang sangat bodoh. Film ini mengajarkan kepada para penontonnya untuk tidak menyerah mencari tahu tentang seseorang yang telah 60 tahun menghilang. Kegigihan untuk tetap menunggu. Tidak pernah menyerah untuk menunggu di hari yang sama meski waktu terus berjalan dan tidak ada kepastian.

Film ini mengungkapkan makna cinta yang sebenarnya. Bahwa cinta sejati tetap ada dan tetap terjaga meskipun yang dicintai tidak jelas bagaimana keadaanya. Cinta itu sejatinya adalah sebuah kesetiaan dan keikhlasan menerima setiap keadaan yang ada dalam hidup ini. Cinta sejati berjuang untuk tetap bertahan meski keadaan meminta untuk menyerah. Bahwa, cinta itu tidak pernah menyerah.

Pembicaraan Random Dua Adik Saya

Suatu sore, saya denger percakapan random dua adik saya. Dennis (abang) dan Mentari yang biasa dipanggil Ai..

Cekidot!!


Dennis  : Ai, kamu mau jadi TKI apa TKW?

Mentari : Heeem, gatau deh. Kayaknya TKW aja deh..

Dennis  : TKW? Emang TKW apaan Ai?

Mentari : TKW kan TK Wahidin, jadi aku mau jadi guru di TK Wahidin, bang!

**Oops, tidak bermaksud kampanye Wahidin Halim ya, cuma mengutip omongan ngaco dua adik saya hihihi

22 Juli 2011

Get Well Soon, Grandma!

Saat saya nulis ini, saya lagi nemenin nenek saya yang biasa saya panggil ‘Enya’. Dia lagi sakit. Disentri. Itu penyakit semacem diare tapi lebih parah lagi. Sampe kasian banget deh liatnya.

Badannya yang kecil, kurus, sekarang lemes banget. Mana harus bolak-balik wc. Mana wc nya jauh. Harus diinfus dirumah pula. Huhuhu sedih liat si Enya yang biasanya saya jadiin tempat curhat sekarang tiduran terus gara-gara disentrinya.

Tapi, untung aja anak-anak sama cucu-cucunya pada dateng jenguk Enya. Tadi siang begitu saya sms Cing Jamil, dia langsung buru-buru balik dari kantornya pas tau Enya diinfus dirumah.
Enya masih beruntung banget punya anak-anak yang sayang sama orang tuanya. Ada kakak Engkong saya, saya biasa manggil dia ‘Baba Ung’ sama istrinya ‘Nya Min’.

Nya Min juga sakit, tapi dia sakitnya udah lama. Dari sebelum lebaran malahan. Kakinya lumpuh, ngga bisa digerakin. Dia juga ngga bisa jalan. Makan, pipis, pup semuanya dia lakuin ditempat tidur.
Dan siapa yang ngerawat Nya Min? Baba Ung.

Saya ulangi, Baba Ung.

Saya heran. Bener-bener heran. Mereka juga punya banyak anak dan cucu, sama kayak Enya dan Baba Engkong. Mereka itu udah tua. Sama-sama penyakitan.

Baba Ung aja udah mulai keilangan pendengarannya, malah daya ingetnya pun juga udah berkurang. Pernah waktu acara buka bersama, padahal belum azan magrib, tapi Baba Ung minum aja. Dia lupa kalo lagi puasa.

Nah, ini kok anak-anaknya pada nggak punya kesadaran banget untuk ngurus orang tuanya. Padahal rumahnya sebelahan, tapi kenapa nggak peduli banget sama orang tuanya? Dunia emang edan!
Ada satu cerita yang bikin mata saya berkaca-kaca pas dengernya.

Jadi, Baba Ung lewat depan rumah Engkong saya. Ada kakak sepupu saya, Mpok Encun lagi momong keponakan saya, Raka. Kebetulan Raka punya mainan balon yang pake sedotan tebel panjang gitu.

Tiba-tiba Baba Ung memungut sedotan itu. Mpok Encun nanya, “Buat apaan Ba?”
Baba Ung bilang, “Buat Enya minum,”
Astagfirullahaladzim!

Ya Allah! Sampe segitunyakah anak-anaknya nggak peduli sama orang tuanya yang udah tua dan sakit? Sampe-sampe Babanya yang tua memungut sedotan mainan untuk sedotan air minum buat Enya Min yang nggak bisa bangun dari kasur??

Demi Allah, saya langsung mau nangis dan mata saya udah berkaca-kaca pas denger cerita itu.
Baba Ung yang selama ini ngerawat Nya Min ngerti banget kebutuhan Nya Min, sampe-sampe memungut sedotan mainan untuk minum karna nggak bisa bangun.

Sedih banget saya dengernya. Kok bisa? Tega banget deh anak-anaknya. Mereka nggak inget apa ya, gimana perjuangan orang tuanya ngebesarin mereka? Setiap doa dan air mata orang tua buat mereka? Gimana peluh dan keringat tercurah setiap hari untuk mereka?

Semoga suatu saat nanti, saya nggak kayak gitu. Saya mau jadi anak yang bisa nemenin orang tua saya semampu saya. Saya nggak mau ngebiarin orang tua saya yang udah nggak berdaya ngelakuin segala sesuatunya sendiri. Nauzubillah!

Dan yang terpenting untuk saat ini, semoga Enya cepet sembuh. Kembali sehat dan kuat kaya kemaren lagi. Masakin Ica kulit ninjo sama sambel limo yang enak banget lagi. Sembuhkanlah Enya saya Ya Allah!

5 November 2011

Europe, I'm Comiiiiiiiiiing!!

Tadi siang saya sama Wawiha ke JCC, ada pameran tentang beasiswa dari Europe Union.Disana banyak stand-stand universitas yang ada di Eropa. Mulai dari United Kingdom, Holland, Germany, France, Italy, and many more!

Awalnya saya ngerasa biasa aja, tapi setelah saya tau ada beberapa program beasiswa full and living cost, saya tertarik banget!! Beasiswa itu dari Erasmus Mundus Scholarship! Bener-bener tertarik banget deh saya!!

Pertama, kita bisa pilih program studi apa aja di universitas mana aja dan negara mana aja sesuka hati lo. Kedua, cara meng-apply-nya juga gak ribet-ribet amat. Emang sih yang namanya beasiswa gak semudah itu, tapi ini lumayan mudah, tapi mungkin proses pengerjaannya butuh skill dalam merangkai kata-kata dalam bahasa Inggris.

Ketiga, selain dapet beasiswa full selama dua taun, kita juga dapet biaya hidup tiap bulannya! Kalo ditotal jumlahnya 24 ribu europe! Gila!!! Berapa itu kalo kita yang nanggung sendiri semuanya???
Mulai hari ini, saya akan merubah cara pandang saya mengenai masa depan saya. Masa depan saya nggak cuma terbatas di Ciledug dan sekitarnya. Dunia ini masih terbuka luas untuk saya.

Hidup saya terlalu sia-sia kalo cuma dihabiskan di kota kecil. Dunia terbentang lebar untuk saya tau dan saya jelajahi. Saya mau menuntut ilmu setinggi-tingginya, sejauh-jauhnya, semampu saya bisa!
Saya mau belajar, berusaha, dan berdoa. Mulai saat ini, saya akan berusaha fokus meraih impian saya untuk belajar dan tinggal di Eropa sana. Saya akan berusaha semaksimal yang saya bisa untuk meraih impian saya.

Saya nggak mau gagal untuk kedua kalinya, saya begitu optimis. Saya yakin, cepat atau lambat, entah kapan, saya bisa belajar kesana.
Optimis, atau tidak sama sekali. EUROPE, I’M COMIIIIIIING!!!

12 November 2011

Selamat Jalan, Nyak Min

Hari ini, saya mendapatkan sebuah pelajaran tentang makna dari sebuah kesetiaan dan cinta sejati…

Hari ini, Hj Aminah atau yang biasa orang-orang panggil Nyak Min berpulang, kembali ke rahmatullah. Sore tadi sekitar jam 15.30, akhirnya beliau menyerah dengan keadaannya yang udah sakit berbulan-bulan.

Semua anak-anaknya, cucu-cucunya, juga sanak saudaranya berkumpul dirumahnya. Saya sendiri juga alhamdulillah bisa dateng kesana walau cuma sebentar. Saya nggak kuat lama-lama disana. Saya mau nangis pas Baba Ung baru pulang solat Isya di masjid.

Begitu Baba Ung masuk ke ruang tempat Nya Min disemayamkan, semua orang liat beliau, termasuk saya. Saya langsung ngebayangin gimana nantinya Baba Ung akan menjalankan kehidupan sehari-hari tanpa Nyak Min, istrinya yang selama ini dia rawat, selagi Nyak Min masih sehat dan saat sakit.

Yap, mereka cuma tinggal berdua. Seperti yang udah sering saya ceritain sebelumnya.
Ada satu cerita lagi, cerita ini udah lama.

Pernah, sepupu saya lagi ke dokter untuk operasi lokal kakinya, ketemu sama Baba Ung. Dia mau berobat. Tapi, dia dateng sendirian. Sendirian. Entah naik sepeda atau jalan kaki.

Tapi ini sendirian. Nggak ada satu anaknya pun yang nganterin dia berobat ke dokter. Bayangin aja, usia yang hampir 80 tahun, untuk ke dokter aja nggak ada satu anaknya pun yang nganterin dia. Astagfirullah!

Sekarang, ketika Ibu mereka, Nyak Min udah nggak ada, mereka semua histeris, menangis, tidak menyangka bahwa ibunya telah pergi menghadap Ilahi, kembali ke haribaan Sang Pemilik alam semesta ini.

Beberapa minggu ini, Nyak Min udah nggak ingat siapa-siapa, bahkan anak-anaknya sendiri. Kemaren malam, dia juga ngerasa udah nggak kuat. Dia terus-terusan teriak minta ditarik. Mungkin, saat itu malaikat udah tiba untuk jemput dia.

Mulai hari ini, Baba Ung akan menjalani hidupnya sendirian. Tanpa adanya Nyak Min, istrinya-belahan jiwanya-teman hidupnya, disampingnya untuk sama-sama ngejalanin kehidupan ini.
Setiap orang hapal banget sama sepasang orang tua ini. Orang-orang tau banget kalo mereka berdua ini kemana-mana selalu berdua. Kompak banget!

Jadi, saat salah satunya telah dipanggil Allah, maka yang satunya akan sangat merasa kesepian.
Kehilangan orang yang benar-benar telah menjadi teman selama kita menjalani hidup ini tentunya sangat berat. Apalagi mereka selalu sama-sama setiap saat, saat sehat maupun sakit, saat senang maupun susah.

Hari ini, saya mengerti akan maknanya dari kesetiaan dari Baba Ung dan Nyak Min, sampai akhir hayat Nyak Min, mereka tetap nggak terpisahkan. Bahkan Baba Ung sangat bersedih hati karenanya. Membuat semua orang ikut bersedih akan kepergian seorang istri yang selalu bersama-sama dengan suaminya sampai akhir hayatnya.

Hari ini saya melihat sepasang manusia harus berpisah karena takdir Allah yang memisahkan mereka. Namun, saya yakin bahwa cinta yang ada di dalam hati mereka akan tetap ada sampai Allah mempertemukan mereka di surga nanti.
Amin, Ya Rabb!

7 Desember 2011

Mentari dan Mouse Kelomangan

Ya ampun deh, lagi-lagi kelakuan Mentari bikin saya geli!

Tadi siang dia minta main laptop buat main game online. Saya pasangin mouse usb supaya dia mainnya gampang. Ternyata mouse yang dipake kerjanya lambat. Ngadet-ngadet gitu deh jalannya.

Saya cariin tatakan buku tapi tetep aja lambat. Akhirnya saya tiup bagian bawah mousenya, pikir saya mungkin banyak debu yang nempel di sensor mousenya.

Akhirnya bisa jalan tuh mouse. Si Ai akhirnya anteng mainin laptop. Tapi lama-lama ngadet lagi itu laptop.

Dan mau tau apa yang Ai lakuin? Dia niup-niup itu mouse “HAAAAH! HAAAAH!” pake tenaga dalem. Berkali-kali si Ai niup itu mouse. Lama-lama dia niup mouse kayak niup kelomangan -_-

Saya : Ai kamu ngapain niup mouse kayak niup kelomangan?

Ai     : Abisnya mousenya gak mau jalan! Yaudah aku tiup aja biar jalan! *emosi dengan mata ngedip-ngedip karna poni yang nutupin mata*

Saya : Tapi jangan niup kayak gitu, emang itu mouse kelomangan apa kalo ditiup keluar dari rumahnya!!

Obat Kangen

Via Islam Diaries: http://islamdiaries.tumblr.com/post/10895343170/obat-ketika-kangen-kultwit

  1. Assalamualaikum mau twit mengenai Obat Ketika #Kangen ya…
  2. Gak bisa dipungkiri, manusia pasti akan bersentuhan dengan yang namanya cinta. | #Kangen
  3. Sementara dimana ada kecintaan pasti ada rasa kangen. Orang yang mencintai akan #Kangen kepada orang yang dicintainya.
  4. Karena sudah tahu bahwa pacaran bukanlah jalan yg halal utk ditempuh #Kangen
  5. Maka menikah satu-satunya yang jadi pilihan. Nah timbul pertanyaan nih..Gimana kalau belom sanggup kalo belom boleh? | #Kangen
  6. Gimana kalo si pria belum mampu memberi nafkah lahir. Wanita pun masih muda dan dituntut oleh orang tua untuk sekolah dulu. | #Kangen
  7. Akhirnya, karena tidak kesampaian untuk nikah, maka pacaran diam2 sebagai jalan keluar karena tidak kuat menahan rasa #Kangen.
  8. Lewat BB lah, chatting Y!M, inbox FB atau sms jadi jalur alternatif. Padahal kita tahu Pacaran bukan jalan terbaik | #Kangen
  9. Sebenarnya rasa #Kangen ini bisa dipendam dengan melakukan beberapa kiat yang akan kami utarakan.
  10. Susah sih pasti ngejalaninnya.. tapi jangan nyerah yuk kita coba lihat ya. | #Kangen
  11. a. Berusaha untuk Ikhlas dalam Beribadah| #Kangen
  12. Ikhlas adalah obat manjur penyakit #Kangen.
  13.  Jika seseorang benar-benar ikhlas menghadapkan diri pada Allah, | #Kangen
  14. Maka Allah akan menolongnya dari penyakit rindu dengan cara yang tak pernah terbetik di hati sebelumnya. | #Kangen
  15. Cinta pada Allah dan nikmat dalam beribadah akan mengalahkan cinta-cinta lainnya. | #Kangen
  16. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Sungguh, jika hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya, | #Kangen
  17.  niscaya ia tidak akan menjumpai hal-hal lain yang lebih manis, lebih indah, lebih nikmat dan lebih baik daripada Allah. | #Kangen
  18. Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu yang dicintainya, melainkan setelah memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya. | #Kangen
  19.  Atau karena adanya sesuatu yang ditakutinya. Cinta yang buruk akan bisa dihilangkan dengan cinta yang baik. | #Kangen
  20.  Atau takut terhadap sesuatu yang membahayakannya.” | #Kangen
  21. Hati yang tidak ikhlas akan selalu diombang-ambingkan nafsu, keinginan, tuntutan serta cinta | #Kangen
  22. b. Banyak Memohon pada Allah| #Kangen
  23. Setiap do’a yang kita panjatkan pasti akan bermanfaat. Boleh jadi do’a tersebut segera dikabulkan oleh Allah. | #Kangen
  24. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, | #Kangen
  25.  Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selam tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat) | #Kangen
  26. melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan do’anya, | #Kangen
  27. [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan | #Kangen
  28. [3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” | #Kangen
  29.  Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” | #Kangen
  30. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allahu akbar (Allah Maha besar). | #Kangen
  31. HR. Ahmad no. 11149, 3/18, dari Abu Sa’id. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini jayyid (bagus). | #Kangen 
  32. Ketika seseorang berada dalam kesempitan dan dia bersungguh-sungguh dalam berdo’a, | #Kangen
  33.  Merasakan kebutuhannya pada Allah, niscaya Allah Ta’ala akan mengabulkan do’anya. | #Kangen
  34. Termasuk di antaranya apabila seseorang memohon pada Allah agar dilepaskan dari penyakit #Kangen dan cinta yang ada di hatinya.
  35. Penyakit yang menyebabkan dirinya uring2an, sedih dan bingung. Oleh karena itu, perbanyaklah do’a. | #Kangen
  36. c. Menjaga Pandangan. | #Kangen
  37.  Orang yang memandang dengan sepintas biasanya jarang yang mendapatkan rasa suka atau bisa jadi cinta. | #Kangen
  38. Namun pandangan yang berulang-ulanglah yang bisa menimbulkan perasaan itu. | #Kangen
  39.  Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kita untuk menundukkan pandangan agar hati ini tetap terjaga. | #Kangen
  40.  Dari Jarir bin Abdillah, beliau mengatakan, | #Kangen
  41.  “Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja). | #Kangen
  42.  Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku | #Kangen
  43. agar aku segera memalingkan pandanganku. (HR. Muslim no. 2159). | #Kangen
  44. Ada Tiga faedah dari menundukkan pandangan | #Kangen
  45. disebutkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. (Majmu’ Al Fatawa, 15/420-426) | #Kangen
  46. Pertama: Akan merasakan manis dan lezatnya iman. Barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah, | #Kangen
  47. Maka Dia akan memberi ganti dengan yang lebih baik. | #Kangen
  48. Kedua: Akan memberi cahaya pada hati dan akan memiliki firasat yang begitu cemerlang. | #Kangen
  49. Ketiga: Akan lebih menguatkan hati. | #Kangen
  50. d. Lebih Giat Menyibukkan Diri| #Kangen
  51. Dalam situasi gak ada kegiatan biasanya seseorang lebih mudah untuk memikirkan orang yang ia cintai. | #Kangen
  52. Dalam keadaan sibuk luar biasa berbagai pikiran tersebut mudah untuk lenyap begitu saja. | #Kangen
  53. Oleh karena itu, untuk antisipasi rasa kerinduan seseorang hendaknya menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat | #Kangen
  54. Tentunya yg bermanfaat dan baik untuk dunia atau akhirat. | #Kangen
  55. Dan kalau sudah Cinta banget maka suka lupa diri deh. Hati2 dgn cinta yg bisa membutakan kita | #Kangen
  56. Ibnul Jauzi berkata, “Sesungguhnya manusia itu penuh dengan najis dan kotoran| #Kangen
  57. Sementara orang yang dimabuk cinta senantiasa melihat kekasihnya dalam keadaan sempurna. | #Kangen
  58.  Disebabkan cinta ia tidak lagi melihat adanya aib.” | #Kangen
  59. Semoga Allah Ta’ala selalu menuntun kita dan menolong kita utk tetap pada jalan Nya. | #Kangen
  60. Semoga Allah memberi taufik. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. | #Kangen
  61. Semoga manfaat twit Obat Ketika #Kangen nya. Kajian Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal. Selamat menjalani hari.  Assalamualaikum

Drugs, Goes To The Hell, Please!

Narkoba. Barang haram ini sudah berkali-kali mengusik kehidupan keluarga besar saya. Sudah terhitung tiga kali sanak saudara saya berkaitan dengan benda terkutuk ini.

Dimulai dari adik ayah saya, Alm. Asgaf. Ya, dia sudah lama meninggal dunia akibat narkoba. Lebih tepatnya, dia terkena virus HIV AIDS karena pemakaian jarum suntik secara bergantian. Sebelumnya, dia harus ditahan di hotel prodeo kurang lebih satu tahun. Dia terbukti menggunakan shabu-shabu.

Sampai pada akhirnya, dia terkena virus mematikan itu. Seluruh keluarga pun memusatkan perhatian padanya. Dia sempat bertahan hidup selama empat tahun. Itu pun dia juga harus keluar masuk rumah sakit untuk waktu yang lama. Dan ketika pada akhirnya, tubuhnya tidak dapat berjuang lagi untuk berjuang melawan penyakit yang menggerogoti tubuhnya, dia harus menyerah dengan keadaanya yang pada saat itu cukup mengenaskan.

Tubuhnya sangat kurus, fisiknya sudah sangat lemah, susah berbicara, mengingat orang lain susah, bahkan bernafas pun sulit dia lakukan. Semua orang berdoa untuknya pada malam itu, sampai keesokan hari Allah mengambilnya kembali. Semua keluarga bersedih atas kepulangannya.

Kejadian hampir sama juga terulang pada adik dari ibu saya. Saya biasa memanggilnya Cing Ngkah. Dia ini punya istri dan dua orang anak balita. Dia tertangkap saat memakai ganja di sebuah tempat bersama beberapa temannya.

Berbeda dengan Alm. Cing Asgaf, Cing Ngkah ini tidak mendapat perhatian dari kakak-kakaknya. Mungkin karena dia sudah berulang kali melakukan hal yang tidak benar. Dia sering berjudi, gadai-tebus motor, mabuk-mabukan, dsb. Sehingga hanya ibu dan ayah saya serta Cing Edi yang masih mau mengurusnya, itu pun karena kasihan dengan Engkong saya.

Istri yang ditinggalkan beserta dua orang anaknya pun harus hidup tanpa ayahnya selama sembilan bulan. Cing Ita, istrinya, menjadi teman dekat saya. Dia banyak bercerita tentang kesedihannya dan penderitaan yang dialaminya.

Cing Ita termasuk seorang istri yang tabah. Ketika suaminya sedang berada dalam penjara, dia harus berjuang menghidupi kedua anaknya dengan membuka warung yang modalnya dari Engkong saya. Dia juga mengumpulkan uang untuk dikirimkan ke Cing Engkah tiap minggunya.

Malangnya Cing Ita, ibunya harus dipanggil Allah begitu cepat. Ibu yang sangat menyanyanginya, harus pergi kembali ke haribaan Sang Ilahi. Begitu berat beban yang ditanggung Cing Ita. Suaminya yang seperti itu dan ibunya kini telah tiada, dengan dua anaknya yang masih balita, saya melihat ketegaran di wajahnya. Dia rela dan ikhlas menjalani semua ini.

Dan Kamis kemarin, Cing Engkah akhirnya bebas dari lembaga pemasyarakatan dan kembali pulang ke rumah. Semua orang mengingatkannya betapa malangnya nasib istrinya dan memintanya tidak mengulangi kejadian itu.

Dan pada saat tulisan ini ditulis, kejadian serupa terulang kembali. Sepupu saya, Y (21) juga tengah menghadapi perkara dengan pihak kepolisian karena diduga memiliki ganja. Orang tuanya panik. Semua orang sibuk.

Satu hal yang menjadi pertanyaan dalam benak saya, mengapa dia tidak belajar dari dua kejadian sebelumnya? Mengapa dia tidak melihat betapa pengaruh benda jahanam itu telah merusak kehidupan orang lain?

Saya sebagai manusia biasa, berharap agar orang-orang yang saya sayangi tidak lagi berdekatan dengan benda haram itu. Benda yang telah mengambil banyak kebahagiaan dari hidup orang-orang terdekat saya. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayahnya untuk kami semua. Tuntunlah kami agar selalu berada di jalanMu, Ya Rabb!

Cinta

Cinta. Cinta itu selalu datang dan pergi dalam setiap kehidupan manusia. Tidak terkecuali saya. Cinta itu absurd, abstrak, sensitif, komplikatif, dan sebagainya. Definisi cinta itu susah dijelaskan. Tapi, definisi cinta bisa diungkapkan hanya bagi mereka yang sedang merasakan cinta.

Seperti yang disebutkan Fethullah Gullen, ulama asal Turki dalam salah satu bukunya:
"It is impossible to express love with words, for love is an emotional state that can be understood only by the lover."
Waktu saya sedang jatuh cinta dengan seseorang juga rasanya begitu. Susah sekali rasanya mengungkapkan apa yang saya rasakan untuk seseorang dengan kata-kata. Mungkin bisa, tapi butuh beribu-ribu kata untuk mendeskripsikannya.

Jatuh cinta membuat seseorang berbahagia karenanya. Bahagia ketika bertemu dengan orang yang dia suka. Bahagia mendapat sebuah senyuman dari orang yang disukai. Berteman di jejaring sosial kemudian saling bertegur sapa dan kemudian sebuah harapan muncul.

Harapan untuk bisa berdekatan dengan orang yang disukai. Harapan untuk bisa menjalani sebuah hubungan yang menyenangkan yang dipenuhi dengan limpahan kata cinta dan sayang.

Namun, ketika perasaan yang dirasakan sulit untuk terungkapkan dan hanya menjadi sebuah rasa yang tersimpan di dalam hati, apakah harapan itu akan terwujud? Ketika perasaan tak tersampaikan, perasaan itu akan menjadi sebuah mimpi belaka. Mimpi yang semu.

Dan tiba pada saatnya ketika orang yang disukai itu ternyata telah memilih orang lain, perasaan sakit pasti tidak dapat terbendung lagi. Rasa bersalah, merutuki diri sendiri, mencaci maki nasib, itu hal yang pasti dilakukan oleh orang yang tidak mampu mengungkapkan rasa yang ia miliki untuk orang yang disukainya.

Ada masanya, ketika kita harus melupakannya. Melupakan semua perasaan dan mimpi serta angan-angan kita untuknya. Kita mulai dengan hati yang baru. Menapaki jalan yang terhampar di depan kita dan mencoba untuk tidak menengok ke belakang.

Sebuah cinta yang baru kemudian menghampiri. Cinta yang datang dari orang yang berbeda dengan cara yang berbeda. Cinta yang datang dari orang yang terkadang tidak kita duga.

Dia yang lama kita suka, mungkin perlahan akan kita lupakan seiring dengan berjalannya waktu dan cinta lain yang terus menerus datang menghampiri hidup kita.

Cinta adalah bagaimana cara kita menyikapi setiap perasaan serta emosi jiwa yang tertanam dalam batin kita. Cinta adalah sebuah cara untuk belajar dan bertahan menghadapi persoalan hidup ini.

Cinta,
Aica

Shoes Project

Saya termasuk salah satu 'shoppaholic' alias gila belanja. Duh nggak tau kenapa saya ngileran banget orangnya. Suka nggak tahan liat barang yang bagusan dikit. Kali ini saya lagi ngiler banget pengen mesen sepatu sama Inong.

 Sebelumnya, saya pernah pesen satu sepatu sama dia dan hasilnya bagus :D sesuai pesenan.


Ini sepatu yang saya pesen sama Inong. Dari mulai warna sampe bentuk sesuai banget sama yang saya mau. Love it :*


Nah, kemaren itu saya lagi iseng banget cari-cari wedges-wedges keren. Mulai dari brand high class macem Stella McCartney, Nine West, Alexander McQueen, sampe Christian Louboutin. Dan saya dapet satu wedges dari Christian Loubutin ini!!

Pas saya liat di webnya langsung, harganya sampe 800 U$!


Yah saya kan emang belom bisa beli Christian Louboutinnya sendiri, jadi saya mau bikin duplikatnya aja. Yaa itu dia, mesen sama Inong hahahaha :D
Tapi agak bimbang juga, sebelumnya saya juga punya wedges bahan denim gitu, tapi modelnya beda sih. Kepikiran bikin wedges Louboutin diatas tapi warna dan bahan kayak ankle boots Nine West ini.



Ankle Boots Nine West. Harganya kurang tau berapa, mungkin kisaran 200U$.


Tapi kemudian, akhirnya saya balik lagi mikir. Saya kan lagi nggak megang banyak uang, gimana mau beli sepatunyaaa? *teriak dalem Goa Hiro*

Make Me Babies!


Saya geli banget kalo liat ini haha abisnya mengkhayal punya suami seganteng Javier Pastore, Francesc Fabregas dan Boy Hamzah trus sampe bikin anak (bukan dalam arti yang sebenarnya) pake makemebabies.com. Dan seperti inilah rupa anak-anak saya dari tiga suami yang berbeda :p


Ini ceritanya foto baby boy sama Javier Pastore. Ini baby boy loh, bingkainya aja yang salah. Namanya Pastore Junior :p


Kalo yang ini Baby Girl saya sama Cesc Fabregas. Namanya mungkin Francesca :D


Ini Baby Boy saya sama Boy Hamzah. Namanya siapa ya? Tapi ini Baby Boy favorit saya!


Ini Baby Girl saya sama Pastore! Baby Girl idaman saya banget deh ini, namanya masih di langit :p

Mak, Kite Syuting Nih Mak!

Semester 5 kemaien, saya dapat tugas dari Pak Joni, dosen mata kuliah Produksi Siaran Televisi untuk membuat video paket berita dan talkshow sebagai bahan UAS.

Untuk paket berita, saya jadi presenter berdua dengan Samsul :D



 

Kira-kira begini deh pas kegiatan syutingnya berjalan. Sibuk ngoceh, ngapal skenario, improvisasi



Ini sewaktu pengambilan gambar. Berkali-kali take dan hasilnya, hmm lumayan haha




Dan ini adalah segenap kru yang bertugas :p

 Dari proses ini, saya mendapatkan banyak pelajaran serta gambaran bagaimana dunia industri media yang akan saya hadapi. Mungkin ini memang hanya sebagian kecil dari yang sebenarnya, tetapi tetap ada pelajaran serta hikmah yang bisa saya ambil.

Yaa, meskipun kita semua ini harus bersusah payah mengeluarkan banyak uang, tenaga serta waktu, banyak nilai positifnya yang bisa saya ambil, salah satunya yaitu saya merasa lebih dekat serta akrab dengan teman-teman saya ini.


Kemarin, aku melihatnya mengucapkan kata itu
Aku melihatnya, ya, aku melihatnya
Selama ini, aku berharap agar tidak pernah melihatmu melakukan itu
Tetapi, kemarin aku baru saja melihatmu
Mengucapkan kata-kata yang ingin sekali aku dengar
Kata-kata yang akan membuatku bahagia
Yang dapat membuatku bermimpi lebih tinggi
Kata-kata yang sesungguhnya sangat ku nanti
Begitu tulus keluar dari mulutmu
Begitu melenakan telinga
Kata itu amat sangat berarti untukku
Kata itu adalah cinta
Tetapi, kata cinta itu bukan untukku
Tetapi untuknya
Untuknya yang kini telah memenuhi segenap relung hatimu
Tuhan,
Aku menghadap padamu bukan hanya di saat-saat aku cinta padamu,
Tapi juga di saat-saat aku tak cinta dan tidak mengerti tentang dirimu,
Di saat-saat aku seolah-olah mau memberontak terhadap kekuasaanmu,
Dengan demikian Rabbi,
Aku berharap cintaku padamu akan pulih kembali.

-Ahmad Wahib-
via @IbnuHarisah

Mommy's #45 Birthday!


HAPPY BIRTHDAY MOM!

Senin, 9 Januari 2012,
Hari ini giliran nyokap yang dikasih surprise. Hari ini Umi ulang tahun yang ke 45. Waaah Umi ternyata udah tua juga yaa? Tapi Umi nggak keliatan tuanya ah hahaha Umi tetep cantik, secantik saya *loh?*

Umi kembaran saya sih soalnya haha eh salah maksudnya saya jiplakannya Umi, jadi kalo saya cantik *duh maaf ya kalo nyebut-nyebut cantik melulu, sekali-kali memfitnah diri sendiri gapapa ya?*

Tapi Umi saya emang cantik tau! Ummm…

Saya sama adek-adek saya sepakat untuk gak ngucapin dulu sampe kita kasih surprise Blueberry Cheesecake yang saya pesen sama Ajhe. Yah palingan si Ai sama Denis yang ember, dia ngucapin duluan ke Umi. Si Andin juga pas main kerumah trus Umi pulang, dia ngucapin padahal saya anaknya aja gak ngucapin hahaha. Anak macam apaaaa saya

Nungguin Umi pulang lama banget -_- dari pulang kuliah sampe saya mandi hampir sejam, trus sampe ngegosip, gak pulang-pulang juga.. Akhirnya nonton tipi ajalah eh pas lagi seru-serunya nonton tipi Umi pulang tiba-tiba.

Rencananya ada yang jaga-jaga supaya kita bisa nyalain lilin dulu, eh Umi keburu dateng -_-
*kalap* *surprise berantakan*

Yaaa akhirnya nyalain lilin buru-buru dan Umi tetep ngeliat, yasudahlah.. Tapi surprise dari anak-anaknya tetep bikin Umi terharu *uh, so sweet*

Selamat ulang tahun ya Umiku, cintaku, semangat hidupku, semoga engkau senantiasa diberikan nikmat kesehatan, kemudahan, dan umur yang panjang supaya Umi bisa melihat anak-anaknya tumbuh dan meraih masa depan yang lebih baik.

Dan yang pasti semoga engkau senantiasa ikhlas dan tabah dalam menjalani setiap episode kehidupan ini, amin ya rabbal alamiiiin..

Keep Moving, Guys!

Mungkin kita pernah dan bahkan sering mengalami.. jatuh cinta! Ya, bagaimana pun caranya jatuh cinta, pasti ada saat-saatnya dimana kita merasakan.. sakit hati. Patah hati. Kecewa.

Patah hati nggak cuma dialami sama orang yang lagi jadian. Patah hati juga dialami sama orang yang jatuh cinta sendirian.

Patah hati ketika jadian, mungkin paling sering karena selingkuh, akhirnya putus. Kalo orang yang jomblo, trus jatuh cinta palingan ujung-ujungnya galau, cowok/cewek yang dia taksir jadian sama orang lain.

Sebabnya karna salah satu dari mereka nggak bisa mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Mungkin terlalu sulit mengungkapkan makna cinta untuk seseorang yang kita nggak ngerti bagaimana caranya untuk bisa berdekatan dengannya.

Terkadang, kita memang perlu belajar untuk mengikhlaskan orang yang kita suka untuk orang lain. Pastinya kita bakalan galau banget deh yaaa, tapi nggak ada salahnya belajar ikhlas dan tulus dari dalam hati.

Kita selalu ingin memiliki sesuatu yang sangat kita inginkan. Tetapi, ternyata Tuhan punya kehendak lain. Kita sudah berupaya berdoa sesering mungkin dan mungkin sudah berusaha, tapi ternyata hasilnya nihil.

Yak, pada akhirnya kita nggak bisa melakukan apa-apa. Orang yang kita suka, ternyata lebih memilih orang lain dibandingkan kita yang sangat mengharapkannya. Sakit sih, ya memang begitu.
Tapi hidup harus tetap berjalan kan? Kita nggak perlu buang-buang waktu memikirkan masalah sakit hati kita. Ayolah, masih banyak orang yang lebih baik diluar sana.

Mungkin kita menganggap dia orang yang terbaik, tapi menurut Tuhan gimana? Kita selalu sebut nama dia dalam doa kita, kita selalu berharap Tuhan mengabulkan doa kita. Tapi ketika kita sadar, Tuhan tidak melakukannya untuk kita. Kita menganggap Tuhan tidak menjawab doa kita.

Menurut saya itu hanya pemikiran sesaat. Menurut saya Tuhan akan mengabulkan setiap keinginan kita, tapi tidak secepat itu. Tuhan mengabulkannya seiring dengan waktu yang berjalan dan tanpa kita sadari. Tuhan itu Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan. Jadi, percayakan semuanya pada Tuhan. Allah Subhanahu wata’ala.

Dan yang pasti, semuanya kembali lagi pada diri kita lagi. Kita harus bisa menyikapi segala sesuatunya dengan sebijak mungkin. Tidak perlu berlama-lama bergelut dengan kesakithatian kita itu, kita harus bisa bangkit dan terus melanjutkan hidup. Dan yang pasti terus mencari hingga menemukan yang terbaik.

Ikhlas..

Saya bukanlah malaikat yang bisa sempurna dan tanpa cela. Saya hanya manusia biasa yang memiliki banyak cacat dan beribu kesalahan.

Terkadang, ketika kita mencoba memperbaiki segala sesuatunya dan kemudian dilancarkan, semuanya terlihat mudah dan menyenangkan. Tapi, ketika kesenangan itu hanya sementara, akankah saya menyesal dengan segala pengorbanan yang telah saya lakukan selama ini?

Mungkin ada orang yang bilang itu tidak adil dan justru membuat saya harus menerima kenyataan pahit. Tetapi semuanya saya lakukan demi sebuah arti dan menjadi bagian dari hidup ini.

Ada yang bilang, saya terlalu banyak berkorban untuk ini dan apa yang saya lakukan tidak sesuai dengan apa yang saya dapatkan. Malah, dia bilang bahwa apapun yang saya lakukan, tidak akan mengubah apapun.

Dibalik itu semua, saya mencoba memahaminya dan berusaha mencari hikmah dari semua ini. Saya berusaha menjadi manusia yang banyak memberi, bukan banyak menerima.

Jadi, apa yang saya lakukan adalah murni atas dasar keikhlasan saya sebagai seorang hamba Tuhan yang sedang dalam proses belajar tentang ketulusan. Saya tidak ingin dianggap sebagai malaikat atau sok baik padahal dalam hati berkata lain.

Tidak. Saya berusaha melakukan semuanya dengan sepenuh hati dan keikhlasan jiwa. Memang sulit dan setiap orang juga memandang saya heran tapi apa yang harus saya lakukan? Saya hanya berusaha ikhlas. Itu saja.

Dan tentang apa yang saya tulis ini, bukan tentang satu orang dan bukan pada hari ini saja. Tetapi, setelah bertahun-tahun ini beserta semua yang telah terjadi dalam hidup saya.
Terimakasih.

Orang yang Jatuh Cinta Diam-diam

Sebenernya saya nggak bermaksud buka kisah lama, tapi bener banget apa kata Raditya Dika dalam bukunya “Marmut Merah Jambu” ini:

Ceritanya si Dika ini suka sama cewek dan dia gak berani ngungkapin perasaannya. Dia nunggu waktu dan kesempatan buat ngungkapinnya, terus-terusan ngulur waktu. Sampe akhirnya cewek itu malah jadian sama orang lain.

“Pada akhirnya kita berdoa dengan realistis: Semoga dia bahagia dengan siapapun yang dia dapatkan nanti.

Pada akhirnya orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan. Mereka cuma bisa mendoakan, setelah capek berharap, pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh mulai dari kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh.

Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya menerima. Orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang tidak sesungguhnya kita butuhkan.

Dan sebenarnya, yang kita butuhkan hanyalah merelakan. Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa - seperti yang mereka selalu lakukan - jatuh cinta sendirian.”

Daddy's #46 Birthday

Kamis, 3 November 2011

Wow, hari ini Ayah saya ulang tahun yang ke 46 loh! Ternyata Ayah saya udah lumayan tua yaaa hihihi :D

Saya sama adek-adek saya bikin surprise buat Ayah. Sebenernya gak surprise-surprise banget sih, tapi ya cukup bikin Ayah kaget haha.

Saya pesen kue sama Ajhe dari tiga hari lalu. Abisnya saya bingung mau kasih apaan buat Ayah saya. Berbekal duit pas-pasan akhirnya saya nekat beli kue Cokelat-Mocha cream itu haha.

Di usia Ayah yang 46 tahun ini, Ica berharap supaya Ayah makin matang dalam berpikir, selalu jadi imam yang baik buat keluarga, makin bijak, makin giat dan produktif kerjanya, pokoknya semua yang terbaik untuk Ayah.

Sebagai anak paling tua, Ica cuma bisa berdoa untuk Ayah. Ica belom bisa ngasih sesuatu untuk Ayah sama Umi, tapi Ica selalu berusaha menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.

Mungkin Ica sering bohong, sering ngebantah, sering ngeles kalo Ayah lagi ceramah atau nasehatin Ica, tapi Ica selalu berusaha kok Yah jadi anak yang baik buat orang tua.

Semoga Ayah dan Umi selalu diberi kesehatan, umur yang panjang, dimurahkan rezekinya dan yang penting Ayah dan Umi diberi kebahagiaan dunia dan akhirat. Amin.

Happy birthday, Daddy!!
Cinta memiliki segala keabadian yang dimiliki oleh pelangi. Indah saat ada dan bisa hilang begitu saja pada saat kau mengedipkan mata.
Jodi Picoult
Dalam kegelapan malamku,
Mereka menyampaikan padaku
Kabar-kabar baik pagi hari
Memadamkan nyala pelita, menghadapkanku
Pada terbitnya matahari
Mirza Asadullah Khan Ghalib
I may not be able to make everyone happy. But I can try to bring happiness to my loved ones.
Primadonna Angela

Show Up Your Love, Guys!

Apabila cinta ada di hati yang satu
Pasti juga cinta itu ada di hati yang lain
Karena tangan yang satu
Takkan bisa bertepuk
Tanpa tangan yang lain

Puisi karya Jalaluddin Rumi di atas menggambarkan bahwa jika kita merasakan perasaan jatuh cinta kepada seseorang, pasti ada seseorang itu juga memiliki perasaan yang sama terhadap kita karena cinta yang kita rasakan tidak akan pernah mungkin bisa berjalan sendiri, tentunya kita membutuhkan seseorang untuk membagi rasa cinta kita itu bersama.

Penggambaran kata-katanya pun jelas, bahwa kita tidak mungkin bisa mencintai seseorang hanya dari satu pihak, kita butuh orang lain untuk menyambut cinta kita itu.

Tapi, justru yang sering saya alami berbeda dengan penggambaran perasaan jatuh cinta dengan puisi di atas, yang begitu optimis bahwa jika kita menaruh hati pada seseorang maka pasti orang itu juga memiliki perasaan yang sama dengan kita.
Saya sering jatuh cinta kepada seseorang tapi sulit untuk saya mengetahui perasaan orang yang saya sukai itu. Mungkin karena saya terlalu pengecut untuk menyatakan apa yang ada di dalam hati saya hahaha. Rasanya sakit banget sampai pada akhirnya cinta yang saya rasakan sudah habis untuk orang yang saya cintai itu.

Maka dari itu, tunjukkanlah cinta yang ada di hati kamu kepada seseorang yang kamu cintai. Bahwa, janganlah kamu memendam cinta itu karena kamu tidak akan bisa menahan air matamu jika kamu tidak ingin seperti saya yang memendam perasaan cinta terlalu lama untuk seseorang sampai akhirnya perasaan itu habis seiring dengan berjalannya waktu yang cukup lama. Show up you love, guys!