Keep Moving, Guys!

Mungkin kita pernah dan bahkan sering mengalami.. jatuh cinta! Ya, bagaimana pun caranya jatuh cinta, pasti ada saat-saatnya dimana kita merasakan.. sakit hati. Patah hati. Kecewa.

Patah hati nggak cuma dialami sama orang yang lagi jadian. Patah hati juga dialami sama orang yang jatuh cinta sendirian.

Patah hati ketika jadian, mungkin paling sering karena selingkuh, akhirnya putus. Kalo orang yang jomblo, trus jatuh cinta palingan ujung-ujungnya galau, cowok/cewek yang dia taksir jadian sama orang lain.

Sebabnya karna salah satu dari mereka nggak bisa mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Mungkin terlalu sulit mengungkapkan makna cinta untuk seseorang yang kita nggak ngerti bagaimana caranya untuk bisa berdekatan dengannya.

Terkadang, kita memang perlu belajar untuk mengikhlaskan orang yang kita suka untuk orang lain. Pastinya kita bakalan galau banget deh yaaa, tapi nggak ada salahnya belajar ikhlas dan tulus dari dalam hati.

Kita selalu ingin memiliki sesuatu yang sangat kita inginkan. Tetapi, ternyata Tuhan punya kehendak lain. Kita sudah berupaya berdoa sesering mungkin dan mungkin sudah berusaha, tapi ternyata hasilnya nihil.

Yak, pada akhirnya kita nggak bisa melakukan apa-apa. Orang yang kita suka, ternyata lebih memilih orang lain dibandingkan kita yang sangat mengharapkannya. Sakit sih, ya memang begitu.
Tapi hidup harus tetap berjalan kan? Kita nggak perlu buang-buang waktu memikirkan masalah sakit hati kita. Ayolah, masih banyak orang yang lebih baik diluar sana.

Mungkin kita menganggap dia orang yang terbaik, tapi menurut Tuhan gimana? Kita selalu sebut nama dia dalam doa kita, kita selalu berharap Tuhan mengabulkan doa kita. Tapi ketika kita sadar, Tuhan tidak melakukannya untuk kita. Kita menganggap Tuhan tidak menjawab doa kita.

Menurut saya itu hanya pemikiran sesaat. Menurut saya Tuhan akan mengabulkan setiap keinginan kita, tapi tidak secepat itu. Tuhan mengabulkannya seiring dengan waktu yang berjalan dan tanpa kita sadari. Tuhan itu Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan. Jadi, percayakan semuanya pada Tuhan. Allah Subhanahu wata’ala.

Dan yang pasti, semuanya kembali lagi pada diri kita lagi. Kita harus bisa menyikapi segala sesuatunya dengan sebijak mungkin. Tidak perlu berlama-lama bergelut dengan kesakithatian kita itu, kita harus bisa bangkit dan terus melanjutkan hidup. Dan yang pasti terus mencari hingga menemukan yang terbaik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar